← Back Published on

KKN di Kampung Halaman? Gak Kalah Seru Tuh!

Tangerang Selatan (11/07) Sektor pendidikan tak luput dari kebijakan pembatasan sosial untuk memutus penyebaran COVID-19 yang menyebabkan pendidikan formal di sekolah atau universitas beralih menjadi belajar di rumah via daring. Namun, kebijakan pembatasan sosial dan proses pembelajaran daring tidak menghalangi pelaksanaan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Selama pandemi COVID-19 berlangsung, Kuliah Kerja Nyata atau KKN dilaksanakan di kampung halaman masing-masing mahasiswa dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan dipantau secara daring.

Mahasiswa yang sebelumnya merantau di kota lain untuk menempuh pendidikan sekarang pulang kampung untuk mengabdi dengan membuat program-program yang dinilai dapat membantu memecahkan masalah di wilayah mereka masing-masing serta aktif mengikuti kegiatan sosial warga. Dengan melakukan KKN di wilayah tempat tinggal sendiri, mahasiswa diharapkan dapat mempelajari lebih dalam potensi wilayah masing-masing dan membantu warga setempat untuk mengoptimalisasikannya.

KKN Tim II Universitas Diponegoro yang berlokasi di wilayah Tangerang Selatan turut berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat Kota Tangerang Selatan di tengah pandemi COVID-19 yang berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dalam minggu pertama berlangsungnya KKN pulang kampung Universitas Diponegoro saya melakukan perizinan serta diskusi dengan ketua RT dan RW setempat, serta mengunjungi UMKM yang berada di sekitar rumah untuk melakukan survey dan berdiskusi dengan pemiliknya mengenai kondisi usaha mereka selama pandemi COVID-19. Selain itu, saya juga melakukan survey lokasi untuk pemasangan spanduk infografis mengenai protokol kesehatan selama new normal sebagai bentuk pencegahan COVID-19 di wilayah RT 001/RW 009 perumahan Regency Melati Mas, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten.